KAOS SUPREME MERAH

Kali ini ane bukan mau nge riview brand product tapi ane mau berbagi cerita dibalik kaos supreme merah. Sebelum menuju ke ceritanya ane mau kasih liat detail gambar kaos supreme merahnya terlebih dahulu.



https://2.bp.blogspot.com/-ueMxZyLoCS8/Weqb0F76AtI/AAAAAAAAAYc/YrpC9_UCC1kSQi6VASNWRonBU5vnoiQcwCEwYBhgL/s4600/Supreme%2BMerah.jpg

https://2.bp.blogspot.com/-nIplx1y3mHY/Weqcydk6szI/AAAAAAAAAYo/R4X0fuxALyAgiJDUU1RDgGCy3wnlJhwWwCEwYBhgL/s4600/Tag%2BLeher.JPG

https://2.bp.blogspot.com/-u4riv7F14aA/WeqbckqHzPI/AAAAAAAAAYc/598bJk_B9C47_BrmHEQYeLZiP79hSyEngCEwYBhgL/s4600/Tag%2BBody.JPG

Nah seperti itulah penampakannya. Ane sendiri gak tau ini produk supreme ori atau bukan. Disini ane juga gak mau bahas tentang ori atau bukannya tapi cerita dibalik kaos supreme merah ini. Mungkin buat para Hype Beaster brand supreme tidak asing lagi buat mereka. Tapi buat kalian yang mungkin belum tau akan ane jelaskan sedikit tentang supreme yang ane rangkum dari hasil nge-search di Google.

Supreme itu toko penyedia alat-alat skateboard dan brand pakaian yang berlokasi di New York yang didirikan sejak tahun 1994 oleh James Jebbia. Supreme terkenal dengan barang-barang yang tergolong mahal karena jumlah produksinya yang terbatas. Supreme juga dikenal produk yang sering berkolaborasi dengan brand lain seperti Vanz, Thrasher, Louis Vuitton, dan banyak lagi.

Okeh, udah cukup kenalan sama supreme-nya mari kita lanjutkan cerita dibalik kaos supreme merah ane. Jadi gini, kaos ini sebetulnya pemberian temen ane namanya Ruben Dasenna.  Dia orangnya bisa dibilang ngerti brand. Hampir semua yang dipakainya itu barang-barang brand. Mulai dari baju, celana, sepatu sampai sempaknya mungkin brand juga. Jadi ane nyebut dia anaknya brendit banget lah, beda dengan ane yang lebih suka dengan barang custom. Tapi hampir bisa dibilang  dia gak mampu untuk beli barang-barang brand. Loh jadi darimana semua barang brand yang dipakainya? Nyolong, Ngepet atau ngutil ! Tidak teman-teman! Dia biasa mencari barang brand di lelong (penjual barang bekas seperti  baju, celana, sepatu, dll) impor yang tidak jauh dari tempat kerja kami yaitu di perbatasan Kalbar dengan Malaysia. Jadi rata-rata barang lelong disana itu didatangkan dari luar negeri yang ane gak tau dari negara mana aja. Menurut ane bisa dibilang ini barang ilegal karena kata penjualnya nggak melalui Bea Cukai. Nah... Kaos supreme yang dikasih Ruben ke ane termasuk salah satu baju brand temuannya disana.

Awalnya Ruben nggak mau ngasih kaos Supreme merah ini ke ane. Sebelumnya pernah ane mau bayari kaos supreme itu tapi dia bilang "Gilak ini Supreme men! Langka ! Nggak mau aku kau bayari ini". Nggak jarang juga kalo ane maen ke rumahnya sering banget dia mamerin kaos itu dan setiap kali ane minta bayari itu kaos, nggak pernah dia mau ngasihnya "kan KUWAMPRET itu namanya". Nah loh jadi gimana ceritanya itu kaos supreme bisa sama ane?

Itu Semua terjadi akibat  tragedi yang cukup memilukan dimana adanya keputusan perusahaan yang mengharuskan departemen bagian Ruben bekerja dimutasikan kelokasi lain. Keputusan itu ditolak oleh orang-orang di departemennya termasuk Ruben. Merekapun memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan dari pada harus dimutasikan kelokasi lain.

Tepat dihari Kamis, Tanggal 19 Oktober 2017 setelah keputusan itu dibuat. Malamnya kami pun membuat acara perpisahan yaitu ngumpul didepan rumah Ruben sembari bakar-bakar ayam, bebek, ikan lele sumbangan dari mereka yang ngumpul disitu. Sambil gitaran plus nyanyi bareng kami lakukan malam itu. Saat itu entah apa yang ada dipikirannya, tiba-tiba Ruben menepuk pundak ane sambil berkata "Masih mau kah kau kaos supreme ku men?" ane pun menjawab "Mau lah kalo kau kasih". Setelah itu ane ditinggalkannya dan dia masuk kerumahnya. Ane yang lagi asyik ngobrol dengan temen lainnya tiba-tiba ada yang melemparkan sehelai kaos diatas kepala ane yang ternyata itu kaos supreme merah dari Ruben. Nggak pikir panjang langsung ane pakai aja kaos itu double langsung dengan kaos oblong yang ane gunakan malam itu. Disitu Ruben bilang "Karena kita kawanlah makanya aku mau kasih ini ke kau men" dan setelah itu ane hanya membalas kata-katanya dengan senyum cengengesan plus haru juga karena harus berpisah dengan teman-teman seperjuangan dipekerjaan. Setelah itu kamipun melanjutkan acara perpisahan sampai larut malam.

Begitulah kira-kira ceritanya ane bisa dapet kaos supreme merah dari temen ane Ruben Dasenna. Ane anggap pemberiannya ini adalah hadiah perpisahan yang nggak ane bales dengan apa-apa. Ane hanya bisa berdo'a dan berpesan kepadanya "Semoga sukses ditempat lain dan jangan pernah kau lupakan teman-teman lamamu disini". Dari story yang ane tulis diatas, ane udah mirip kayak Kemal Palevi belum? Ya kan Kemal suka ngoleksi barang yang punya story dan history gitu.

Ane sudahi dulu kalimat per kata ane sampai sini manteman. Semoga gak ada manfaatnya (ciyah elah..) dan jangan lupa tinggalkan jejak komentar kalian dibawah. Mungkin kalian punya barang kesayangan yang ada cerita dibaliknya sehingga suka banget sama tu barang atau apalah itu yang penting jangan lupa komentar. Thank you and see you again !

Posting Komentar

Kalo mau kementar, komentar aja gak usah malu. Tapi kalo bisa yang baik dan sopan supaya enak dibacanya. Yaudah komentar gih (-_~)